A.
Hakikat Pertumbuhan dan
Perkembangan
Pertumbuhan
adalah perubahan biologis seseorang yang dikarenakan oleh hasil pematangan
fungsi fisik yang berjalan secara normal pada anak sehat, dan berjalan pada
periode tertentu. Pertumbuhan mempunyai sifat kuantitatif, sehingga pertumbuhan
dapat dihitung dan dapat dijadikan acuan sebagai tingkat kesehatan seorang
anak, yang mana jika pertumbuhan seorang anak berjalan normal sesuai dengan
waktunya maka dapat dikatakan anak tersebut tergolong anak yang sehat.
Perkembangan
merupakan perubahan dari aspek psikis seseorang menuju sebuah kesempurnaan.
Perkembangan terjadi selama terus menerus dari yang sederhana menjadi kompleks.
Perkembangan memiliki periode dan hasil dari perkembangan sebelumnya akan
dilanjutkan ke periode waktu berikutnya.
Speaker(1996)
dalam Sunarto dan Agung H(2007;38) mengemukakan dua macam pengertian yang
berkaitan dengan perkembangan, yaitu :
1.
Ortogenetik, perkembangan sejak
terbentuknya individu baru sampai dewasa.
2.
Filogenetik, perkembangan asal-usul
manusia sampai sekarang.
B.
Faktor-faktor yang
Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan
1. Faktor
yang mempengaruhi pertumbuhan
a. Faktor
sebelum lahir
Keadaananaksaatsebelumlahirataudalamkeadaanmasihberbentukjanin.Faktoriniterdiridari
:
1) Nutrisi yang didapatjanin di dalamkandunganibu.
2) KeadaanIbusaatmengandungjaninnya, apakah sang
ibusehatataumempunyaipenyakit yang dapatmenularkejaninnya, misalnya HIV.
b. Faktor
saat lahir.
Faktorsaatlahirberhubungandengancaraibusaatmelahirkan.
Apakahdengancara normal atautidak normal
seperticesardandenganbantuantang(tabgver-lossing).
Keadaantekanandindingrahimibusaatakanmelahirkanbayinyajugamemilikipengaruhterhadapsusunansarafnya,
yang berakibatpadapertumbuhananaknya.
c. Faktor
sesudah kelahiran.
Sang anak yang mengalamikecelakaansaatbayidapatberakibatcacatfisikpermanen.
d. Faktor
Psikologis.
Perilaku yang
diterimaanakdapatmempengaruhiperkembanganpsikisanaktersebut.Jika sang
anakseringmengalamidepresiperkembanganpsikisnyadapatberjalandenganlambat.
2. Faktor
yang mempengaruhi perkembangan
Tinggi
rendahnya mutu hasil perkembangan peserta didik terdiri dari faktor-faktor
sebagai berikut. (Ngalim Purwanto, 1999: 55).
a. Pembawaan
Pembawaan
di tentukan oleh sifat-sifat dan ciri-ciri yang di bawa sejak lahir.
b. Kematangan
Tiap
orang dalam tubuh manusia mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Tiap organ
(fisik maupun psikis) dapat dikatakan telah matang jika ia telah mencapai
kesanggupan menjalankan fungsinya masing-masing.
c. Pembentukan
Pembentukan
ialah segala keadaan di luar diri seseorang yang mempengaruhi perkembangan
intelejensi.
d. Minat
dan pembawaan yang khas
Minat
mengarahkan perbuatan kepada suatu tujuan dan merupakan dorongan bagi perbuatan
itu. Dalam diri manusia terdapat dorongan-dorongan (motif-motif) yang mendorong
manusia untuk berinteraksi dengan dunia luar.
e. Kebebasan
Kebebasan
berarti bahwa manusia itu dapat memilih metode-metode yang tertentu dalam
memecahkan masalah-masalah.
C.
Hukum Pertumbuhan dan
Perkembangan
Hukum-hukum
tersebut Sunarto dan Agung Hartono(2007: 46-49) menulis sebagai berikut :
a. Hukum
Cephalocoudal
Bahwa dalam
pertumbuhan fisik khususnya dimulai dari kepala ke arah kaki. Contoh : bayi
menggunakan mulut, mata lebih cepat dari pada kaki, tangan.
b. Hukum
Proximodistal
Hukum ini
berlaku pada pertumbuhan fisik yang mengatakan bahwa pertumbuhan fisik berpusat
pada sumbu dan mengarah ketepi. Alat-alat tubuh di pusat (jantung, hati,
paru-paru dll) berfungsi terlebih dahulu dari pada anggota tubuhnya.
c. Perkembangan
terjadi dari umum ke khusus.
Pada setiap aspek
pertumbuhan dan perkembangan dimulai dari hal-hal yang bersifat umum, kemudian
sedikit demi sedikit menuju ke hal yang khusus.
d. Perkembangan
berlangsung sesuai dengan tahap perkembangan
Dalam setiap
perkembangan terjadi tahap-tahap perkembangan yang mesti dilalui oleh setiap
aspek perkembangan. Pada umumnya para ahli membagi tahap-tahap perkembangan
manusia sebagai berikut :
1)
Masa pralahir.
2)
Masa bayi (0-2 tahun)
3)
Masa kanak-kanak (3-5 tahun)
4)
Masa abak anak (6-12 tahun)
5)
Masa remaja (13-24 tahun)
a)
Masa awal remaja(13-15 tahun)
b)
Masa remaja ( 16-20 tahun)
c)
Masa akhir remaja(21-24 tahun)
6)
Masa dewasa(25-60 tahun)
a)
Masa awal dewasa(25-30 tahun)
b)
Masa dewasa (31-45 tahun)
c)
Masa akhir dewasa (46-60 tahun)
7)
Masa tua (61 tahun keatas)
8)
Masa lansia (71 tahun keatas)
e. Hukum tempo dan Irama Perkembangan
Tahap
perkembangan berlangsung secara berurutan, terus menerus, tetap. Berlaku secara
terus umum dalam suatu tempo dan irama perkembangan sesuai dengan irama
masing-masing individu.
Gejala kelambatan perkembangan dapat dilihat pada:
1)
Jika pertumbuhan fisik jauh tertingal dengan bayi lain tanpa sebab khusus, maka
dapat diupahami fisiknya tergangu.
2)
Jika kemampuan berbicara terlambat dibanding dengan anak lain pada masa
perkembangan, diperkirakan fungsi fisiknya mengalami hambatan.
D. Hakikat Peserta Didik
Peserta didik adalah
mahluk yang berbeda dalam proses
perkembangan dan pertumbuhan menurut fitrahnya masing-masing, mereka memerlukan
bimbingan dan pengarahan yang konsisten menuju ke arah titik
optimal kemampuan fitrahnya. Di dalam pandangan yang lebih modern anak didik
tidak hanya dianggap sebagai objek atau sasaran pendidikan, melainkan juga
mereka harus diperlakukan sebgai subjek pendidikan, diantaranya adalah dengan
cara melibatkan peserta didik dalam memecahkan masalah dalam proses belajar
mengajar.
E. Implementasi
Dalam Proses Pembelajaran dan Bimbingan di Sekolah
Ada baiknya
seorang guru mengimplementasikan pengetahuannya mengenai pertumbuhan dan
perkembangan peserta didiknya dalam proses pembelajaran dan bimbingan di
sekolah. Implementasi yang bisa dilakukan guru dalam pembelajaran dan bimbingan
di sekolah sebagai berikut:
1.
Guru dapat mengawasi proses
pertumbuhan dan perkembangan muridnya.
2.
Guru dapat memberikan arahan kepada
peserta didik sesuai bakat yang dimilki peserta didik tersebut agar
perkembangannya menjadi lebih baik.
3.
Guru bisa dapat merespon dengan baik
perilaku tertentu anak didiknya.
DAFTAR PUSTAKA
Hendri, Agustin. 2001. Psikologi
Perkembangan. Bandung:
Aditama
Saritetep4. Pertumbuhan dan Perkembangan Peserta Didik
(online),(Saritetep4.wordpress.com/2012/01/14/pertumbuhandanperkembanganpesertadidik,
diakses tanggal 13 Maret 2013 pukul 19:30 WIB).
Crain, William. 2007. Teori Perkembangan (konsep dan
Aplikasi). Yogyakarta:Pustaka Pelajar.







0 komentar:
Posting Komentar